Berhubung dan dalam rangka gue lagi webe parah dan berusaha menghilangkannya, gue pengen nyoba cerita di blog tentang hari-hari gue dengan gaya RPG. Nyoba doang. Like what biaaulia did here.
Enjoy!
...
Wide awake, my mistake So predictable You were fake, I was great Nothing personal
"Errrh...," seorang gadis berambut hitam kusam mengerang mendengar alarmnya berbunyi. Sebuah lagu dari band terkenal menggema di kamarnya. Gadis itu segera mematikannya dan berbaring lagi untuk beberapa saat. Ia mencoba tidur lagi tapi tidak bisa. Toh sekitar lima menit lagi ibunya yang ganti membangunkannya.
Gadis itu mengucek-ucek matanya sebentar, lalu berkaca di cermin. Setelah meyakinkan diri bahwa ia sudah sepenuhnya terbangun, barulah gadis itu keluar dari kamarnya untuk melakukan sahur bersama keluarganya. Ya—ia akan berpuasa lagi, seperti enam hari sebelumnya. Setelah makan sahur dan sholat subuh, gadis itu bukannya kembali ke dunia mimpinya.
Apa yang akan gadis gila itu lakukan, eh?
Ia menyalakan tombol start di sebelah komputernya. Ah, ternyata gadis ini hendak menyalakan komputer. Ia merasa percuma saja untuk kembali tidur, toh ia takkan terbangun jam enam, padahal ia harus bersiap ke sekolah tepat pukul enam pagi. Setelah menyalakan komputer, gadis itu membuka Windows Media Player pada komputernya dan segera menyalakan playlist lagu favoritnya.
We'll do it all Everything On our own
We don't need Anything Or anyone
If I lay here If I just lay here Would you lie with me And just forget the world?
Segera saja sebuah lagu favoritnya menggema di telinga gadis itu. Chasing Cars. Lagu yang bagus, menurutnya. Gadis itu memikirkan sesuatu tentag lagu itu sambil membuka file fanfic yang sedang ia kerjakan untuk salah seorang teman sekolahnya. Namun dengan segera ia me-minimize-nya lagi. Idenya sedang kering, bahkan hampir tidak ada.
Ia menyalakan sambungan internetnya. Lalu ia membuka Facebook, Indohogwarts, Plurk, dan Photobucket. Setelah ia login ke akun Facebooknya, gadis itu mengecek Indohogwarts. Lalu Plurk. Baru setelah itu ia mengecek Photobucket. Ia hanya sekedar melihat-lihat profile temannya di Facebook. Begitu juga dengan Plurk.
Ia mencoba untuk mencari tempat untuk membuat plot di Indohogwarts. Namun sayang, idenya juga sedang kering. Apalagi Photobucket. Mulanya ia ingin membuat siggy untuk sahabatnya, namun entah bagaimana mendadak ide itu menguap begitu saja. Semangatnya seperti dipadamkan sesuatu yang tidak kasat mata.
Kasihan gadis itu.
Setelah jam menunjukkan pukul enam tepat, gadis itu segera memutuskan sambungan internetnya dan mematikan komputernya. Bersiap ke sekolah. Sebelumnya gadis itu mengeluh soal kebijakan sekolah yang masih memaksa anak masuk sekolah pada bulan puasa. Terlihat di bawah kelopak mata gadis itu ada lingkaran hitam seperti pada mata panda, pertanda gadis itu sangat kurang tidur.
Dengan malas gadis itu beranjak dan segera mandi.
***
Sesampainya di sekolah masih sepi. Ia mengeluh kesal karena ternyata toh sekolah masih sepi. Untuk apa ia datang pagi-pagi? Ia melihat Dhea datang, lalu menyapanya. Lalu ia, Dhea, dan Riska yang baru datang duduk di bangku depan kelas 9B. Mereka mengobrol-ngobrol sampai bel masuk berbunyi.
Setelah itu pelajaran berjalan dengan lancar, meski memang sedikit membosankan bagi gadis ini. Namun, setelah istirahat pertama, ia tidak terlalu bosan lagi. Salah satu temannya, Raisa, membeli seekor kelinci anggora berwarna hitam putih yang dijual di depan sekolah. Gadis itu tersenyum melihat sang kelinci kecil berlarian kesana-kemari dengan sedikit terpeleset.
Sepulang sekolah, gadis itu tidak langsung pulang, Ia mampir dulu ke warnet untuk mengajari temannya ber RPG di Indohogwarts. Rencananya dua temannya ini akan bergabung dengan Indohogwarts pada tanggal 30 Agustus nanti. Setelah itu barulah gadis itu pulang.
Sialnya, gadis manis itu pulang bertepatan dengan waktu sholat jumat, jadi kemungkinan besar tidak ada ojek di sekitar situ yang bisa mengantarnya pulang. Jadi ia memutuskan untuk naik ojek yang ada di depan gedung Bidakara. Memang sedikit lebih mahal, tapi daripada harus berjalan jauh lebih baik itu.
Sepulang sekolah, seperti biasa, ia tidur siang. Merebahkan dirinya di kasur nyamannya di dalam kamarnya yang dingin. Sambil memikirkan sesuatu. Lalu tak lama ia dibuai impian, tertidur.
Lalu gadis itu bangun, dan segera berbuka puasa. Setelahnya ia sedikit bermain komputer, lalu makan malam dan tidur.
***
Gadis itu terbangun dengan keadaan lemas. Tapi ia masih harus sholat isya, tarawih, dan witir. Setelah melaksanakannya, gadis itu dan keluarganya makan sahur. Setelah makan dan sholat subuh, gadis itu pergi tidur.
Ia menghela nafas lega. Sudah beberapa hari ini ia sangat kurang tidur. Tapi sekarang ia bisa tidur lamaaa sekali. Well—memang tidak akan lama sekali, mungkin nanti ibunya gadis itu akan membangunkan. Tapi ia puas bisa tidur setelah sahur. Ia tidak mau mengambil resiko kesiangan hanya karena tidur setelah sahur, padahal hari itu ia harus pergi ke sekolah.
...
Ah sial nih! Kalo RPG aja separonya post ini. Nah ini bukan RPG panjang beneeer -_- yaa, maaf ajadahye buat Livintha, chara tersayang. Hihihi. Udah ya bye.
Berhubung dan dalam rangka gue lagi webe parah dan berusaha menghilangkannya, gue pengen nyoba cerita di blog tentang hari-hari gue dengan gaya RPG. Nyoba doang. Like what biaaulia did here.
Enjoy!
...
Wide awake, my mistake So predictable You were fake, I was great Nothing personal
"Errrh...," seorang gadis berambut hitam kusam mengerang mendengar alarmnya berbunyi. Sebuah lagu dari band terkenal menggema di kamarnya. Gadis itu segera mematikannya dan berbaring lagi untuk beberapa saat. Ia mencoba tidur lagi tapi tidak bisa. Toh sekitar lima menit lagi ibunya yang ganti membangunkannya.
Gadis itu mengucek-ucek matanya sebentar, lalu berkaca di cermin. Setelah meyakinkan diri bahwa ia sudah sepenuhnya terbangun, barulah gadis itu keluar dari kamarnya untuk melakukan sahur bersama keluarganya. Ya—ia akan berpuasa lagi, seperti enam hari sebelumnya. Setelah makan sahur dan sholat subuh, gadis itu bukannya kembali ke dunia mimpinya.
Apa yang akan gadis gila itu lakukan, eh?
Ia menyalakan tombol start di sebelah komputernya. Ah, ternyata gadis ini hendak menyalakan komputer. Ia merasa percuma saja untuk kembali tidur, toh ia takkan terbangun jam enam, padahal ia harus bersiap ke sekolah tepat pukul enam pagi. Setelah menyalakan komputer, gadis itu membuka Windows Media Player pada komputernya dan segera menyalakan playlist lagu favoritnya.
We'll do it all Everything On our own
We don't need Anything Or anyone
If I lay here If I just lay here Would you lie with me And just forget the world?
Segera saja sebuah lagu favoritnya menggema di telinga gadis itu. Chasing Cars. Lagu yang bagus, menurutnya. Gadis itu memikirkan sesuatu tentag lagu itu sambil membuka file fanfic yang sedang ia kerjakan untuk salah seorang teman sekolahnya. Namun dengan segera ia me-minimize-nya lagi. Idenya sedang kering, bahkan hampir tidak ada.
Ia menyalakan sambungan internetnya. Lalu ia membuka Facebook, Indohogwarts, Plurk, dan Photobucket. Setelah ia login ke akun Facebooknya, gadis itu mengecek Indohogwarts. Lalu Plurk. Baru setelah itu ia mengecek Photobucket. Ia hanya sekedar melihat-lihat profile temannya di Facebook. Begitu juga dengan Plurk.
Ia mencoba untuk mencari tempat untuk membuat plot di Indohogwarts. Namun sayang, idenya juga sedang kering. Apalagi Photobucket. Mulanya ia ingin membuat siggy untuk sahabatnya, namun entah bagaimana mendadak ide itu menguap begitu saja. Semangatnya seperti dipadamkan sesuatu yang tidak kasat mata.
Kasihan gadis itu.
Setelah jam menunjukkan pukul enam tepat, gadis itu segera memutuskan sambungan internetnya dan mematikan komputernya. Bersiap ke sekolah. Sebelumnya gadis itu mengeluh soal kebijakan sekolah yang masih memaksa anak masuk sekolah pada bulan puasa. Terlihat di bawah kelopak mata gadis itu ada lingkaran hitam seperti pada mata panda, pertanda gadis itu sangat kurang tidur.
Dengan malas gadis itu beranjak dan segera mandi.
***
Sesampainya di sekolah masih sepi. Ia mengeluh kesal karena ternyata toh sekolah masih sepi. Untuk apa ia datang pagi-pagi? Ia melihat Dhea datang, lalu menyapanya. Lalu ia, Dhea, dan Riska yang baru datang duduk di bangku depan kelas 9B. Mereka mengobrol-ngobrol sampai bel masuk berbunyi.
Setelah itu pelajaran berjalan dengan lancar, meski memang sedikit membosankan bagi gadis ini. Namun, setelah istirahat pertama, ia tidak terlalu bosan lagi. Salah satu temannya, Raisa, membeli seekor kelinci anggora berwarna hitam putih yang dijual di depan sekolah. Gadis itu tersenyum melihat sang kelinci kecil berlarian kesana-kemari dengan sedikit terpeleset.
Sepulang sekolah, gadis itu tidak langsung pulang, Ia mampir dulu ke warnet untuk mengajari temannya ber RPG di Indohogwarts. Rencananya dua temannya ini akan bergabung dengan Indohogwarts pada tanggal 30 Agustus nanti. Setelah itu barulah gadis itu pulang.
Sialnya, gadis manis itu pulang bertepatan dengan waktu sholat jumat, jadi kemungkinan besar tidak ada ojek di sekitar situ yang bisa mengantarnya pulang. Jadi ia memutuskan untuk naik ojek yang ada di depan gedung Bidakara. Memang sedikit lebih mahal, tapi daripada harus berjalan jauh lebih baik itu.
Sepulang sekolah, seperti biasa, ia tidur siang. Merebahkan dirinya di kasur nyamannya di dalam kamarnya yang dingin. Sambil memikirkan sesuatu. Lalu tak lama ia dibuai impian, tertidur.
Lalu gadis itu bangun, dan segera berbuka puasa. Setelahnya ia sedikit bermain komputer, lalu makan malam dan tidur.
***
Gadis itu terbangun dengan keadaan lemas. Tapi ia masih harus sholat isya, tarawih, dan witir. Setelah melaksanakannya, gadis itu dan keluarganya makan sahur. Setelah makan dan sholat subuh, gadis itu pergi tidur.
Ia menghela nafas lega. Sudah beberapa hari ini ia sangat kurang tidur. Tapi sekarang ia bisa tidur lamaaa sekali. Well—memang tidak akan lama sekali, mungkin nanti ibunya gadis itu akan membangunkan. Tapi ia puas bisa tidur setelah sahur. Ia tidak mau mengambil resiko kesiangan hanya karena tidur setelah sahur, padahal hari itu ia harus pergi ke sekolah.
...
Ah sial nih! Kalo RPG aja separonya post ini. Nah ini bukan RPG panjang beneeer -_- yaa, maaf ajadahye buat Livintha, chara tersayang. Hihihi. Udah ya bye.
Umm, hello there. Welcome to my site. PLEASE do NOT copy-paste ANYTHING in this site to yours, except only for your private archive. Please let me know if you'd like to copy anything from my blog.